Reins Asmara, Pelukis Illiza

Lukisan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. Foto: Abd Hadi F

Pada pergelaran Pekan Ekonomi Kreatif 2015 di Taman Putro Phang, terdapat lukisan yang menggambarkan Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal. Sosok Illiza dalam lukisan itu tampak feminim. Ia duduk diatas kursi hitam memakai gaun berwarna putih dipadu corak warna warni disisi gaunnya.

Lukisan berukuran 90x135 centimeter itu tertampang jelas di stan Sanggar Seni Rupa 55. Setiap orang yang melintasi stan tersebut, pasti akan berdiri sejenak untuk mengamati lukisan Walikota Banda Aceh ini. Tak jarang, pengunjung masuk stan Sanggar Seni Rupa 55 untuk berselfie dengan lukisan itu.

“Mungkin orang tertarik karena dia figur,” kata Reins Asmara, pelukis Illiza.

Pada hari pembukaan Pekan Ekonomi Kreatif, Jumat 30 Mei 2015 sore, Illiza mengunjungi semua stan yang ada di Pekan Ekonomi Kreatif. Ia singgah di stan Sanggar Seni Rupa 55 dan melihat sendiri lukisannya. Reins dan Illiza, sempat mendokumentasikan momen bersama lukisan itu.

Disela-sela kunjungannya ke stan Sanggar Seni Rupa 55, Reins ditanyai berapa harga lukisan itu oleh Illiza, namun ia mengatakan kepada Illiza untuk tidak membahas harga lukisan di stan tersebut.

“Saya bilang ke Walikota, jangan di sini bu, saya malu.”

Setelah kegiatan Pekan Ekonomi Kreatif berakhir, Reins diminta membawa lukisan tersebut ke kantor Walikota Banda Aceh. Ia sendiri tidak mematok berapa harga lukisan tersebut karena Reins melukis Illiza karena keinginannya sendiri.

Lukisan yang ia pajang itu, dibuat pada November 2014 lalu. Proses pembuatan lukisan tersebut, kata Reins, menghabiskan sekitar sepuluh hari dan dilukis memakai cat minyak. Sebelumnya, ia juga pernah membuat lukisan Illiza pada akhir 2013, ketika acara Piasan Seni digelar.

Ketika itu, Illiza juga mengunjungi stan yang dijaga Reins. Ketika itu, ia menanyakan kepada Illiza apakah ingin dilukis, Illiza menjawab boleh. Setelah acara Piasan Seni selesai, Reins pergi ke kantor Walikota Banda Aceh untuk menemui Illiza dan melukisnya. Namun, hingga saat ini, kedua lukisan itu masih dipegang Reins sendiri.

“Nanti habis acara Pekan Ekonomi Kreatif saya kasih datang ke kantor Walikota,” tutur pria kelahiran Medan ini seraya tersenyum.

Reins memulai karir profesional sebagai seniman pada usia 25 tahun di Medan. Ia belajar melukis secara otodidak. Hingga saat ini, sudah banyak karya yang ia hasilkan. Dikatakan Reins, setiap karya yang dihasilkan seniman, mempunyai nilai tersendiri.

*Tulisan ini juga dimuat di http://habadaily.com/2887/Lukisan-Illiza-Menarik-Perhatian-Pengunjung-Pekan-Kreatif-2015.html

Abd Hadi

Post a Comment

Instagram